Northern Cardinal

Northern Cardinal (sering disebut Kardinal Merah) adalah burung pengicau yang sangat ikonik dari Amerika Utara. Jika diterjemahkan ke dalam konteks kita, ini adalah burung “luar negeri” yang tidak ditemukan secara alami di Indonesia, namun sangat populer karena warnanya yang mencolok.

Berikut adalah beberapa hal menarik tentang burung ini:

1. Penampilan yang Mencolok

  • Jantan: Memiliki bulu berwarna merah terang di seluruh tubuhnya dengan “topeng” hitam di wajah dan jambul yang khas.

  • Betina: Lebih kalem dengan warna cokelat zaitun atau abu-abu, namun tetap memiliki aksen merah di sayap dan ekor, serta paruh yang berwarna jingga kemerahan.

2. Karakteristik Unik

  • Bukan Burung Migrasi: Berbeda dengan banyak burung Amerika lainnya, Northern Cardinal tidak pindah ke selatan saat musim dingin. Itulah sebabnya mereka sangat terkenal sebagai simbol musim dingin, karena warna merahnya terlihat kontras di atas salju putih.

  • Kicauan: Burung ini memiliki suara siulan yang keras dan jernih. Uniknya, baik jantan maupun betina sama-sama rajin berkicau (biasanya pada spesies burung lain, hanya jantan yang berkicau).

3. Nama “Kardinal”

Nama mereka diambil dari jubah merah yang dikenakan oleh para Kardinal Gereja Katolik, karena kemiripan warnanya.

4. Habitat

Mereka banyak ditemukan di kebun, semak belukar, dan pinggiran hutan di Amerika Serikat bagian timur hingga Meksiko. Di Amerika, burung ini sangat disukai sebagai pengunjung setia tempat makan burung (bird feeder) di halaman rumah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top