Sultan Tit


Sultan Tit (Melanochlora sultanea), atau yang di Indonesia sering dikenal dengan nama Gelatik Sultan, adalah burung hutan Asia yang sangat mencolok karena penampilannya yang mewah dengan jambul kuning cerahnya.

Berikut adalah penjelasan mengenai habitat dan makanan kesukaan burung ini:

1. Habitat
Sultan Tit merupakan penghuni asli hutan-hutan di Asia.

Wilayah Penyebaran: Tersebar mulai dari kaki bukit Himalaya, India Timur, Nepal, hingga ke Asia Tenggara termasuk Myanmar, Thailand, semenanjung Malaya, dan Indonesia (Sumatera).

Lingkungan: Mereka biasanya ditemukan di hutan dataran rendah hingga hutan pegunungan bawah (submontane). Mereka lebih menyukai pohon-pohon besar di area kanopi (pucuk pohon) dan jarang ditemukan di ketinggian di atas 1.200–1.900 meter di atas permukaan laut.

2. Makanan Kesukaan
Burung ini termasuk pemakan serangga dan buah (omnivora kecil), dengan preferensi sebagai berikut:

Serangga & Invertebrata: Makanan utama mereka adalah ulat, belalang, belalang sembah (mantis), laba-laba, dan jangkrik.

Buah & Biji: Selain serangga, mereka juga sangat menyukai buah beri kecil, buah ara (figs), dan terkadang memakan biji-bijian tertentu untuk melengkapi nutrisinya.

Cara Mencari Makan: Mereka biasanya mencari makan dalam kelompok kecil atau berpasangan, bergerak lincah di antara dedaunan kanopi pohon.

3. Kicau Burung Sultan Tit
Suara Sultan Tit dikenal keras dan merdu dengan nada siulan pendek yang berulang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top